Cara Mudah Menulis di Instagram dengan Trik #MencariMakna

mudah-menulis-dengan-trik-mencari-makna

Beberapa hari belakangan, saya memiliki kebiasaan unik dalam menulis. Bermodalkan Instagram, hampir setiap hari saya menulis dengan hastag #MencariMakna.

Jauh sebelum cara kreatif ini saya biasakan, saya sudah memulainya dengan Teknik Observasi Visual. Sebenarnya hampir sama. Hanya saja bedanya jika Teknik Observasi Visual adalah belajar visualisasi kata-kata dari gambar, sedangkan #MencariMakna adalah cara seorang penulis untuk berpikir lebih dalam, apa sih pelajaran yang didapatkan dari sebuah kejadian. Atau kata yang lebih pas adalah “momen kehidupan”.

Sebagai seorang #PassionWriter, saya memastikan diri tidak hanya menulis tanpa makna. Harus ada makna dari tulisan yang diberikan. Tak cukup sampai di situ, lalu saya ciptakan konsep menulis yang bermakna. Untuk itulah saya mengkategorikan tulisan di blog rezkyfirmansyah.com menjadi:

Tulisan di blog rezkyfirmansyah.com lebih terfokus pada 5 kategori tersebut. Lalu konsep menulis terbaru yang saya ciptakan adalah CATOR. CATOR bermakna CATatan ORganisasi yang sumber inspirasinya bisa kamu dapatkan dari pemaknaan kehidupan di organisasi. Sampai sekarang ini, saya sudah menulis hingga 13 artikel loh. Silakan baca di sini. Kalau dikumpulkan bisa jadi buku nih. Bahkan bisa jadi di-launching ketika regenerasi periode. Wah keren. Kamu bisa meniru konsep ini. Jika bingung, japri aja. Cara ini bisa memperbesar peluangmu untuk menarik perhatian doi yang kamu kagumi loh.

Baca Juga :
Sebagai Orang yang Sibuk dengan Organisasi, Berikut adalah 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Menulis CATOR

“Wah, kakak itu keren banget ya. Selain sibuk organisasi, dia juga aktif menulis.”

Ehem.

Begini, begini. Itu hanya bercanda kok. CATOR ini saya ciptakan bukan untuk ajang modus. Saya menciptakan dengan tujuan agar lebih banyak “aktivis” yang menulis. Kalau kata teman saya, Ridho Muhammad Sakti, yang pernah menjabat sebagai Sekjen ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia) istilah yang tepat adalah “pemuda strategis”. Bukankah mereka yang terlibat dalam kehidupan organasisasi memiliki peluang yang lebih besar untuk berkontribusi dan berdampak luas? Untuk itu, saya akan berikan akses Ebook Gratis 16 Tips Menulis untuk Aktvis. Silahkan download di sini.

“Tapi aku bukan aktivis, untuk apa menulis?”

Iyaa, walaupun kamu tidak mau mengakui sebagai aktivis, pada dasarnya setiap manusia adalah aktivis kebaikan dengan jalannya masing-masing. Setuju atau sejuta? Hehe.

FYI, tulisan ini terinspirasi juga dari alumni Indonesian Student Leadership Camp of University Indonesia 2011 yang secara serentak posting foto di Instagram dengan hastag #ForumOSISNusantara #5TahunFON #FONuntukIndonesia

Nah, sekarang coba deh kamu gunakan Instagram sebagai media untuk bercerita. #AyoBercerita karena akan ada banyak secret reader yang menunggu tulisanmu. Jika bingung mau menulis apa, cobalah #MencariMakna dalam kehidupan keseharianmu. Pasti ada pelajaran berharga yang bisa diceritakan.

Masih ingat dengan pesan Buya Hamka kan? Akan saya tambahkan.

Jika hidup hanya sekedar hidup, babi di hutan juga hidup. Jika kerja sekedar bekerja, kera pun bisa bekerja. Kalau hidup hanya sekedar cari nyaman, burung pun hidup untuk membuat sarang yang nyaman. (Rezky Firmansyah)

Jadilah mulia dengan potensi besar yang sudah diberikan Allah kepada kita. #MencariMakna adalah modal sederhana agar manusia bisa berpikir. Berpikir atas penciptaan alam semesta. Sehingga kelak, manusia paham begitu besarnya ciptaan dan anugerah Allah yang diberikan kepada manusia. Mengalahkan kisah semu Anugerah Terindah yang Pernah Kumiliki. 😀

Udah ah. Yuk mulai saja. Biasakan setiap hari menulis di Instagram. Gunakan hastag #MencariMakna agar saya bisa membacanya juga ya.

Keep writing, always inspiring!

 

Rezky Firmansyah
Passion Writer
Founder Passion Writing Academy

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *