Carilah Narasi Orang Lain

melihat narasi orang lain 2

Apa yang kamu lakukan ketika menonton sebuah film? Ikutan masuk ke suasana filmnya dan ikutan galau? Atau berpikir kreatif tentang apa yang bisa didapatkan dari film?

Saya setuju menonton adalah kegiatan yang menyenangkan. Terlebih jika filmnya baru keluar. Antrian panjang biasanya akan tetapi dijalani demi menjadi penonton golongan pertama. Tapi mikir gak sih, “gunanya apa?”

Saya pribadi adalah orang yang suka menonton film. Ini benar banget. Di depan laptop tapi. Hehe. Boleh deh cek film di hardisk. Banyak banget. Tapi saya pastikan satu hal, saya bukan hanya sekedar menonton, melainkan mencari makna

Walaupun film biasanya adalah fiktif dan sandiwara, tapi tidak sedikit kisah yang memberikan makna. Misalkan saja yang saya tonton di Rumah Quran Youthcare tadi, Akeelah and The Bee. Kisahnya tentang seorang anak umur 11 tahun yang meraih juara Spelling Bee. Spelling itu berarti mengeja. Ya M-E-N-G-E-J-A. Hanya saja tidak menggunakan bahasa Indonesia. Ya coba saja nonton filmnya agar lebih bermakna.

Singkatnya, spelling adalah mengeja dan menghafal. Terlepas dari kita paham atau tidak itu bukanlah hal yang penting. Dan saya menangkap sebuah makna :

“Use word to change the world. Not just memorize and you know nothing”

Satu kalimat bermakna dan sebenarnya banyak pelajaran yang bisa saya jadikan review. Tapi gak kali ini deh. 😀

Intinya gini. Cari narasi (pengalaman) dari orang lain untuk dipelajari. Karena sebenarnya kita semua sama. Saling belajar dari pengalaman. Jika dia sudah jatuh, kenapa kita harus jatuh dengan cara yang sama?

 

Keep writing, always inspiring!

 

Rezky Firmansyah
Penulis buku tersebar di 5 benua
Founder Passion Writing Academy
Mau diskusi asik bahas soal Kepenulisan Passion Kepemudaan? Yuk invite 76B4BF69/085363949899 dan juga  follow @rezky_rf9

 

Kamu merasakan manfaat dari tulisan ini? Tulis comment dan klik tombol share di bagian kiri

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *