Kebetulan atau Cara yang Terbukti Powerful? Inilah Kisah Perjumpaan Saya dengan Wali Kota Surabaya

Satu Panggung dengan Walikota Surabaya

Apa yang anda pikirkan jika satu cara yang terkesan aneh dan mustahil tetapi malah berhasil. Dan hebatnya berhasil bukan hanya sekali, melainkan berkali kali. Masih menganggap ini sebuah kebetulan?

Yes right. Saya sudah berkali-kali melakukan ini dan berhasil

Segitu aja pembukaannya. Mari mulai dengan kisah nyatanya

Di artikel yang saya tuliskan di buku What Amazing You, saya menceritakan tentang impian saya yang tertulis di Dream Book untuk bertemu tokoh leadership Indonesia. Efek dari impian itu belum selesai. Karena masih banyak yang harus ditemui dan mendapatkan inspire serta pelajaran dari mereka.

Baca Juga :
Perjumpaan dengan Dahlan Iskan dan Chairul Tanjung

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Tokoh nasional yang sudah mendunia. Wanita perkasa yang prestasinya luar biasa. Maka tidak heran beliau termasuk dalam list impian saya. Dan Tuhan pun pasti punya maksud bahwa perkuliahan di Surabaya bukanlah sebuah kebetulan. Melainkan rencana Tuhan yang sarat akan makna.

Berbulan-bulan menetap di Surabaya, belum ada waktu yang pas untuk berjumpa dan mendapatkan inspirasi langsung dari beliau. Karena Allah sudah menyiapkan segalanya dengan cara yang begitu indah.

26 Maret 2014

PIFOT, Public Figure On Talk. Iven inspiratif yang bertemakan Optimis Indonesia : Menebar Inspirasi untuk Bangsa yang dilaksanakn oleh ITS. Menghadirkan 5 tokoh inspiratif yang luar biasa :

Prof Dr Ing Herman Sasongko sebagai Wakil Rektor ITS dan guru besar bidang Aerodinamika

Arif Wibowo sebagai CEO Citilink

Eko Mulyadi sebagai “pemberdaya kampung idiot”

Abdullah Azwar Anas sebagai Bupati Banyuwangi

Dan. . . . eng ing eng

Walikota Surabaya Tri Rismaharini

Opps tunggu dulu. Ceritanya belum selesai. Tentu gak asik jika berakhir seperti ini. Pertemuan saja tidak cukup. Masih ada inspire lain.

Di awal seminar ini, saya kembali melakukan apa yang sudah saya biasakan untuk mendapatkan suatu hal. Visualisasi. Dan inilah yang saya lakukan

Visualisasi yang saya tulis di seminar
Visualisasi yang saya tulis di seminar

 

Gak jelas? Ini biar dijelasin

PIFOT 2014                                                                             26-04-2014

Saya yakin pada hari ini saya bisa belajar banyak dari 5 pembicara

Saya yakin pada hari ini saya mendapatkan semangat baru untuk membangun Indonesia

Saya yakin saya mampu berkontribusi banyak bagi Indonesia

Saya yakin mampu menjadi great leader!

Saya yakin bisa bertanya dengan Bu Tri Rismaharini dan mendapatkan jawaban yang memuaskan

Saya yakin bisa berhubungan lebih intens dengan Bu Tri Rismaharini

Terima kasih, terima kasih, terima kasih Ya Allah karena saya telah mendapatkan semua itu!

 

Pada dasarnya, Alhamdulillah saya mendapatkan semua itu seusai seminar. Tapi yang akan saya soroti (senter kali ye?) adalah poin bertanya dengann Bu Tri Rismaharini.

Ada banyak peserta seminar kali ini. Ratusan bahkan ribuan. Dan posisi saya dan teman saya saat itu, Ulhaq berada di posisi yang tidak menguntungkan. Berada di sudut belakang kanan. Akan sangat sulit bagi moderator memilih saya sebagai penanya.

Tapi bagi Allah semua mah gampang. Kun Fayakun. Allah Maha Tahu. Allah Maha Memudahkan. Karena walaupun berada di posisi yang sulit, Alhamdulillah saya bisa menanyakan pertanyaan sederhana kepada beliau. Padahal yang terpilih hanyalah 5 dari ratusan peserta. Pertanyaannya sederhana dan memang membuat saya penasaran :

“Bagaimana ibu bisa menjaga waktu sholat sebagai walikota yang sangat sibuk?”

Beliau menjawab lebih kurang seperti ini :

“Saya menjaga sholat saya. Memang di saat sholat-sholat wajib (yang di jam kerja) saya sholat dengan cepat bahkan tidak jarang sholat di kendaraan. Tapi di saat malam hari, disaat itulah saya khusyuk dan menangis untuk mendapatkan jawaban. Karena posisi saya sebagai pemimpin maka tanggung jawab saya terhadap semua masayarakat. Jika saya lambat dan ada yang fakir maka itu salah saya. Saya harus bergerak cepat”

Alhamdulillah. Jawaban yang memuaskan bagi saya. Karena ada kepastian bahwa sebagai walikota yang sibuk, beliau masih tetap menjaga sholat. Semoga beliau diberi kelancaran dan kemudahan dalam setiap urusan.

Karena sebenarnya saya penasaran loh, apakah pejabat-pejabat yang sibuk di atas sana masih tetap sholat? Karena tidak jarang itu malah menjadi fitnah dan penghambat bagi saya untuk menjadi “orang sibuk”. Wallahu a’lam

Ohya, ini foto saya dengan beliau. Keren kan?

Satu Panggung dengan Walikota Surabaya
Satu Panggung dengan Walikota Surabaya

 

Berkali-kali dan ngefek bukanlah sebuah kebetulan loh teman-teman. Mau rasain sensasi visualisasi? Cukup lakukan dan BELIEVE kepada-Nya. Simple :)

Keep Writing, Always Inspiring!

Rezky Firmansyah
Penulis buku tersebar di 5 benua
Founder Passion Writing Academy

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *